Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Ya Sudahlah.... (?????)

Gambar
Alhamdulillah setelah perjuangan ngoyo untuk melawan rasa malas, tulisan ini selesai juga. Beberapa kali mengalami insomania gara-gara banyak fikiran dan problem (ceileee, macam pejabat aja :D. Bohong!) tapi karna itu ane jadi tak bisa tidur pulas.. huua.. hal ini juga gak bisa menghentikan jari-jari ane buat menari-nari di keyboard laptop blue mini. So. Sebenarnya apa sih yang coba ane tuangin di sini? Apa mau ngoro ngidul lagi kayak tulisan-tulisan saban hari.. yang isinya kadang suka seperti curcol alias curhat colongan, atau penyemangat hidup :D hehehe.. sorry mbak bro.. Tulisan ini sih sebenarnya sederhana sekali, sederhana..... gitu lho. Tulisan ini terinspirasi berkat teman ane.. terimakasih ya.. ente ada gunanya juga :D hehe, gimana gak, ceritanya ney si itu tu.. (sensor si yang punya nama, afwan yee. Tak lumrah :Dhehe) demen sekali curhat ke ane.. kalau hampir putus asa dan down sekali kalau sampai tak lulus ujian inilah, ujian itulha.. huaaa, dasar hidup memang tak lepas...

JILBAB HATI????

Seringkali, kita menjumpai wanita yang berada di sekeliling kita, begitu ditnyakan, “kapan berjilbab ukhti?”. Jawabannya macem-macem, diantaranya : 1. “belum siap” 2. "Mendingan begini daripada tidak memakai sama sekali " (maksudnya pake kerudung tapi masih baju press body en celana jeans ketat) 3. "Kok kamu yang ribut, khan emang sudah menjadi mode yang seperti ini!" Dan jawaban yang trend itu “jilbabin hati dulu, baru jilbabin badan karena percuma pake jilbab tapi hanya buat nutupin kedok, kelakuannya busuk bla bla bla…”, “Iman itu terletak di hati bukan dipakaian, jadi JILBABIN HATI dulu” Masya Allah, kok bicaranya seperti itu ya? Merasa lebih baik daripada wanita-wanita yang sedang berusaha menutup auratnya, hebat sekali jika kata-kata tadi keluar dr mulut anda, berani mngatakan sprti itu! Tidak jaga bicaranya... Hmm… Kalo ada org sperti itu, tanyakan kembali, “sudahkah anda menjilbabi hati anda? Knp bicara sprit itu?” Back to topick, menyangkal pern...

HNDARI VALLENTINE! ATAU TIDAK SAMA SEKALI!

Gambar
Valentine Day ??? sahabatqu kita menelusuri ASAL muasalnya Vallentine Sejarah singkat hari valentine. St. Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke III. Dia hidup dimasa pemerintahan kaisar Claudius. Claudius sangat membenci pernikahan, oleh karena itu claudius melarang rakyatnya untuk menikah. Tetapi keputusan itu ditentang oleh St.valentine. Dia tetap melakukan tugasnya sebagai pendeta menyatukan cinta pasangan kekasih yang ingin menikah. Hingga suatu hari dia tertangkap basah sedang menikahkan sepasang remaja. Dia ditangkap dan di jebloskan kedalam penjara. Dan pada tanggal 14 pebruari st.valentine di hukum pancung VALENTINE HISTORY 14 Feb : 1. TgL 14 Feb, raja vaLenTino maTi bunuh diri krn puTus cinTa. 2. TgL 14 Feb, kemaTian pasTur kristen bernama vaLenTinus. 3. TgL 14 Feb, zinnah massaL oLeh ummat NasraNi di peringaTan vaLenTine day tahun perTama. 4. TgL 14 Feb jg. Merupakan hari kehancuran tentara IsLam oLeh tentara krisTen romawi kuno. Kini...

MENULIS DENGAN HATInya "Muhammad Baiquni"

Gambar
Menulis dengan hati? Apa yang ada dipikiran anda ketika pertanyaan ini muncul pada layar monitor anda. Pasti bingungkan, kok menulis dengan hati.. lah wong yang betul itu menuliskan pake tangan terus pena gitu.. ajib juga ney kalau bisa menulis dengan hati tanpa pena. Bisa bangrut dan gulung tikar juga ney pilot yang buka cabang dimana-mana. Pembaca yang budiman.. Siang itu... Ggrrr, ggrrr, ggrrr.. tiba-tiba ada getaran dari saku baju lab milikku. Ku coba mengintip.. ternyata ada message yang masuk.. tertera nama bg ibnu FLP di message itu. Jelas saja seketika hatiku jadi cenat-cenut.. why mengapa because karena aku pikir message itu berisi persyaratan lagi.. berhubung aku sebagai peserta yang lulus bersyarat. Ternyata salah! Dari panjangnya tak tau dari berapa jumlah kata dan hruf serta titik, koma.. pokonya message itu berisi.. minggu 29 bakal ada sekolah menulis.. yang membuat jidat ku berkerut bin kusut mengapa judulnya aneh begini “menulis dengan hati?”. Lansung saja pertany...