SURAT UNTUK AYAH..
Surat ini ku persembahkan untuk ayah, sosok pahlawan ku setelah ibu.. sosok idola luar bisa, selalu berusaha.. yang darinya lah aku belajar sabar, belajar untuk pantang menyerah dan belajar untuk terus berusaha walau kata sukar itu hampir tak pernah luput dari benak ku.. Aku tau ayah... sebenarnya tak mudah menjadi sosok idola dalam keluarga, tak mudah menjadi tulang punggung bagi ibu, aku dan adik.. dan tak mudah mencari rupiah untuk sesuap nasi, untuk biaya pendidikan kami, dan untuk semua biaya hidup kami.. Tapi aku salut.. kau tak pernah mengeluh pada kami “aduuhh, ayah letih.. betul letih.. rasanya ayah capek mencari nafkah buat kalian.. kalian taukan gimana panas dan dinginnya di luar sana!” ayah tak pernah mengeluarkan kata-kata itu.. berharap kita lah yang akan menggantikannya.. ayah tak pernah mengatakan “sampai kapan kalian begini terus, semua ayah yang harus menanggung, yang mau sekolah kan kalian,, jadi berusahalah sendiri” ingat sekali l...