KETIKA MAUT MEMINANGMU...
"Setiap jiwa akan merasakan kematian?"
(QS Ali'Imran [3]: 183)"Mahasuci Allah Yang di dalam genggaman
kekuasaan-Nya seluruh kerajaan, dan Dia Mahakuasa
atas segala sesuatu. Yang menciptakan mati dan
hidup untuk menguji kamu siapakah di antara kamu
yang paling baik amalnya, dan sesungguhnya Dia
Mahamulia lagi Maha Pengampun"
(QS Al-Mulk [67]:1-2)
Dear pembaca...
Bagaimana kabar mu hari ini? bagaimana hati, apa selalu menapaki indahnya iman? Dan bagimana ibadah mu.. semoga selalu istiqomah pada-Nya.. lumayan lama aku tidak pernah lagi berbagi artikel atau secuil pengetahuan pada kalian.. sudah lama juga rasanya aku tak pernah menulis.. ya walaupun ada.. tapi itu di akhir 2011 kemaren.. ku harap kalian sudah baca.. ^__^
Ketika maut meminang mu..
Yep! Sedikit merinding bulu roma ku ketika sempat ide cerita ini mengalir bermain indah dibenak ku.. sontak kaget rasanya hati ini.. menjawab pertanyaan mengapa izrail meminang ku.. karena yang ku tahu bukankah seorang ikhwan yang datang pada ku.. hee itu biasa.. tapi yang ini luar biasa.. ia datang ketika Allah begitu cinta dan semakin cinta pada kita sehingga atas izinnya kita harus kembali pada-Nya.. dengan alasan KARENA ALLAH LEBIH CINTA PADA KITA, ALLAH LEBIH MEMBUTUHKAN KITA, KARENA ALLAH TAK INGIN KITA TERLUKA BEGITU LAMA, KARENA ALLAH TAK INGIN KITA MENIKMATI MASA SURAM KETIKA SANGKAKALA MULAI DITIUPKAN..
Barangkali hari ini kita masih dapat hidup sehat walafiat, masih bisa menghirup oksigen bebas yang Allah hadiahkan untuk kita, masi dapat berlari, bermain dengan orang-orang yang kita sayangi.. tapi nanti, esok atau esoknya lagi apakah bisa... usia muda bisakah menjamin kita untuk terus hidup lebih lama, bisakah hidup sehat menjmain kita untuk hidup 100 tahun lagi, ataukah harta yang banyak bisa menjamin kita untuk menyogok izrail menuda kematian kita.. TIDAK kawan!
Satu hal sebagai bahan renungan kita...Tuk merenungkan indahnya malam pertama Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Mauuut Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara Hari itu...mempelai sangat dimanjakan Mandipun...harus dimandikan Seluruh badan kita terbuka.... Tak ada sehelai benangpun menutupinya.. Tak ada sedikitpun rasa malu... Seluruh badan digosok dan dibersihkan Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan Bahkan lubang – lubang itupun ditutupi kapas putih... Itulah sosok kita.... Itulah jasad kita waktu itu Setelah dimandikan..., Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih Kain itu ...jarang orang memakainya.. Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan Wewangian ditaburkan ke baju kita... Bagian kepala..,badan..., dan kaki diikatkan Tataplah....tataplah...itulah wajah kita Keranda pelaminan... Langsung disiapkan Pengantin bersanding sendirian... Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul kita Diiringi langkah gontai seluruh keluarga Serta rasa haru para handai taulan Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus. Akad nikahnya bacaan talkin... Berwalikan liang lahat.. Saksi - saksinya nisan-nisan..yang tlah tiba duluan Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan dan akhirnya.....
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian... Tuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah kehidupanMalam pertama bersama KEKASIH.. Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah Di kamar bertilamkan tanah.. Dan ketika 7 langkah tlah pergi.... Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat... Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur... Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur..... Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang tahu....Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan.... Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima Kita sungkan sekali meneteskan air mata... Seolah barang berharga yang sangat mahal... Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga.. Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga... Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama ini... Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????
Saudaraku...mohon maaf...
jika malam itu aku tak menemanimu Bukan aku tak setia... Bukan aku berkhianat.... Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan Tapi percayalah...aku pasti kan mendo'akanmu... Karena ...aku sungguh menyayangimu... Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga Aku berdo'a...semoga kau jadi ahli syurga.
Aamiin,,
Saudaraku.. jika ini adalah bacaan terakhirmu Jika ini adalah renungan peringatan dari Kekasihmu Ambillah hikmahnya.....
Tapi jika ini adalah salahku...maafkan aku.... Terlebih jika aku harus mendahuluimu.... Ikhlaskan dan maafkan seluruh khilafku Yang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu.....
Kalau tulisan ini ada manfaatnya....Silakan di print out dan kau simpan sebagai renungan... Siapa tahu ...suatu saat kau ingat padaku Dan...aku tlah di alam lain....
Asrama Putri KampusHijau 05-01-2012... –yetimaslianda-inginbelajartawadzun-
Komentar
Posting Komentar