"Papa-Mama dan Aku (Part 1)"


Uuupps. Stop! Nggak lihat apa lampu merah, kamu harus berhenti dulu pada rubik ini.

Hmm aku mau tanya kenapa sih kamu senang ngeluh dan protes sama Allah, kalo hidup kamu itu banyak aturan. Objek yang sering menjadi kambing hitam mu pasti orang tua. ya! Papa dan mama!. Aku sering baca di status media massa khususnya eletronik atau jejaring sosial hampir banyak anak remaja nulis statusnya gni “uuh aku pusing, kenapa sih hidup ku harus banyak aturan gini” “aduh peraturan lagi peraturan lagi” “ya Allah, aku mohon jauhi aku dari semua aturan ini” beuuh udah bosen hidup kali ya, sampai-sampai melanggis isi permohonan do’anya melayang ntah ke mana-mana.

Coba de kamu pikir sebenarnya papa dan mama mu itu banyak aturan buat mu karena mereka nggk mau terjadi sesuatu hal yang buruk sama kamu. Nah sudah wajar aja kalau kamu yang cewek papa dan mama melarang pulang hingga larut malam, berpergian tanpa pamitan, terus melarang keluar rumah dengan berpenampilan yang tidak selayaknya karena mereka SAYANG kamu! Trus lagi buat kamu yang cowoknya, semua dunia juga udah tau kalo kamu itu bakal jadi calon pemimpin bagi yang masih kecil dan bagi yang udah dewasa semua dunia juga udah tau kalo kamu berhak memimpin, tapi nggak gitu juga dong.. sampai-sampai kamu memimpin papa dan mama mu untuk nurut sama kamu. Aduuh cape deh.. kamu pikir kamu siapa (hayo pikir sendiri manusia betulan atau manusia jadi2an hahaha*sensor)

Jujur ya sebenarnya papa dan mama kita itu nggak mau kita hidup terlunta-lunta kalo nanti2 mereka sudah tiada, mereka juga nyuruh kita belajar ngaji belajar di sekolah karena mereka ingin ketika Allah memanggil mereka kita lah yang akan mendoakan mereka karena mereka bakal bangga mereka mampu menjalankan amanah dari Allah berhasil untuk mendidik kita. mereka berdua nuntut kita hidup mandiri bukan karena mereka nggak sayang sama kita.. justru karena sayang itu lah mereka ingin segalanya terbaik buat kita. Kita disuruh sekolah dan mendapatkan ilmu bukan berarti dengan ilmu itu kita berusaha untuk membodohi mereka. Bukan sahabat-sahabat ku.. sebenarnya mereka nggak pernah nuntut banyak dari kita bukan kayak kita yang dituntut bukan hanya satu tapi hampr ratusan bahkan ribuan.. malu kan kita kalo sudah sedewasa ini belum sadar juga..

Inget.. kedewasaan butuh peroses, tapi inget kedewasan kasih sayang kita pada papa dan mama nggk butuh proses.. nggak butuh peroses loading yang lama. Jadi buat aku, kamu dan mereka di mana pun kalian berada.. anggap aja aturan papa dan mama meruapakan UUK (undang2 keluraga) yang harus wajib dipatuhi ok?! 

(Asrama 30/10/2011)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan galau mahasiswa kedokteran-Syndrome Galau Akut (SGA) part 1

BUNDA...

Muhasabah Dodol Mas Itey ^__^