"SYUKUR vs KUFUR"


Assalamualaikum pembaca budiman...

Hehehe aku hadir lagi ney, mencoba berbagi pngetahuan (haha bohong banget), berbagi kisah dan pengetahuan.. Mungkin kalian bosen membaca semua tulisan ku yang mungkin terlalu penuh keharu biruan plus ditambah perasaan yang sangat menyetuh, menyentuuuuuh banget hehe. Tapi menulis adalah hobi ku, yah walaupun harus melewati perjuangan ngoyo untuk melawan rasa malas, akhirnya tulisan ku yang kesekian kalinya ini selesai juga. Beberapa kali mengalami insomania gara-gara selalu memikirkan tugas kuliah beserta ide-ide cemerlang yang sayang sekali dilewatkan tanpa harus dituangkan menjadi sebuah tulisan yang bermakna dan bermanfaat (heheh sok dewasa) dalam tulisan dini  ini, gak bisa menghentikan jari-jari ku buat menari-nari di keyboard laptop.  Hahahaha ngomong apa sih??? Sangat tidak nyambung (dengan wajah setengah bingung bak orang bloon, hehe padahal bloon beneran), yah whateverlah. So, sebenarnya apa sih yang coba aku tuangin di sini?.

Hmmmmmmm ya?!!!! Tulisan ini memuat kisah pendek yang berisi pelajaran plus pengetahuan disekeliling kita yang mungkin kita nggak sadar dengan kehadirannya (haha sok hiperbola sekali). Apa?? Masa ia sampai-sampai kita tak sadar dengan kehadirannya (wah gawat semacam makhluk halus sepertinya, aku yang memakai kacamata minus saja sampai tak kelihatan). Hmm? Syukur? What this is? Sejenis makanankah ia,  perhiasan emaskah, atau sejenis benda yang tidak terlalu kita butuhkan... atau bisa jadi pak sukur?? Hahaha lah itu kan nama tetangga mu sendiri yang punya kios di seberang sana yang sering kamu utangin (maaf ya pak, gak papakan namanya jadi tenar dikit, lah kok jadi ngelantur kemana-mana gini).

”Ada dua kenikmatan yang membuat kebanyakan manusia
terpedaya (terhalang dari mendapat kebaikan dan pahala), yaitu kesehatan dan
waktu luang.” (HR Bukhari).

Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dulunya aman lagi makmur, rezekinya datang melimpah ruah dari setiap penjuru. Tetapi, penduduknya kufur (mengingkari) nikmat-nikmat Allah, maka Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang telah mereka perbuat. (QS 16: 112). Wallahu a'lam bis-shawab.

Okelah pembaca yang budiman, lanjut aja.. apa sih syukur itu sebenarnya, syukur itu berasal dari bahasa arab syukur secara terminology berasal dari kata bahasa Arab, berasal dari kata     شكر-يشكر-شكرا‘’ yang berarti berterima kasih kepada atau dari kata lain ‘’        شكر‘’  yang berati pujian atau ucapan terima kasih atau peryataan terima kasih. Jadi intinya syukur itu adalah berterima kasih, dan nikmat adalah memiliki arti enak, sedap, lezat, karunia, anugrah, dsb. Sedangkan kalau syukur nikmat itu adalah berarti berterimakasih atas suatu anugerah atau pemberian dari Allah SWT. Nah sudah mengertikan apa itu syukur. Tapi kalian pasti pada bingung, hehe bukan kalian saja sih termasuk aku juga, kenapa sih  hampir setiap kata syukur di dalam Alquran selalu disandingkan dan dilawankan dengan kata kufur. Hal ini menunjukkan bahwa jika seseorang selalu berusaha di dalam segala aktivitasnya untuk bersyukur kepada Allah SWT, maka akan dijauhkan dari kekufuran. Sebaliknya, jika tidak pernah bersyukur, maka sama dengan mendekatkan bahkan menjerumuskan dirinya ke dalam lembah kekufuran tersebut. Hehe jadi intinya kufur itu kebalikan atau sinonim dari kata syukur yaitu... diindikasikan dengan tidak adanya kesungguhan untuk memanfaatkan setiap nikmat dan pemberian dari Allah SWT sesuai dengan aturan dan ketentuan-Nya. Padahal udah di kasih anggota tubuh yang sempurna, oksigen gak perlu bayar. Coba deh bayangin gmana saudara-saudara kita di rumah sakit bernafas aja harus bayar, coba juga bayangin kalau Allah ciptain hidung kita itu lubangnya ke atas (kan bisa banjir bandang jadinya) atau mata kita yang ke belakang (wah tambah gawat lagi dunk). Tapi kita malah kufur jadinya (ah payyaah).

Nah semua sudah pada tau kan apa itu syukur dan kufur, ternyata selama ini kita itu sudah terbilang hamba yang bersyukur atau kufur yaaaa?, jawabannya ada di kita masing-masing guys!. Tapi kadang-kadang pasti muncul deh pertanyaan kenapa sih harus bersyukur? Terus apa sih yang harus kita syukuri? Banyak banget contoh di luar sana orang yang bersyukur pada nikmat Allah, dan tak kalah banyak juga orang yang kufur terhadap nikmat Allah. Mungkin barangkali kita yang akhwat, Allah udah beri kita wajah yang cantik, hidup yang mewah, kecerdasan yang mungkin luar binasa eh salah maksudnya luar biasa, jadi idola semua kaum ikhwan tapi giliran di tanya bukti syukur apa yang udah kita beri pada Allah sama sekali tak ada jawaban, duuuh kalau begini mana donk rasa syukur kita. Atau malah sebaliknya nikmat itu jatuh pada kaum ikhwannya sendiri... lagi-lagi duuh rugi banget donk berarti selama ini hidup kita.. Tapi tunggu dulu, walaupun kita kufur sama nikmat Allah tapi kenapa ya Allah terus memberi dan memberi ya, tanpa memperhitungkan kesyukuran kita pada-Nya. Padahal neh ya Allah sudah menjanjikan pada kita balasan syukur yang luar biasa dalam firman-Nya ‘’ Barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barang siapa yang tidak bersyukur maka sesungguhnya Allah Maha Kaya Lagi Maha Terpuji.’’ ( Lukman : 12). ‘.Subahanallah maha suci Allah benar-benar pemberi kenikmatan yang tak pernah henti. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.  ‘’Dan mereka memperoleh manfaat padanya manfaat-manfaat dan minuman maka mengapakah mereka tidak bersyukur???’’(Yasin : 73). Nah kenapa kita masih aja meninggalkan semua perintahNya, malas sholat, malas puasa, malas sadaqoh de el el...

Kalau sudah tau begini rasanya jadi malu deh.. ibaratnya Allah udah kasih kita nikmat seluas talam kita hanya membalasnya seluas piring, memang betul-betul perbandingan yang terbalik.. padahal menjadi orang yang bersyukur itu jauh lebih nikmat dari pada menjadi kufur ’ Dan (ingatlah juga), tatkala tuhan mu mema’lumkan : ‘’ Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepada mu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-ku) maka sesungguhnya azabku sangat pedih.’’ (Ibrahim : 7).
Nah aku rasa sampai di sini dulu artikel ku. Harapan ku semoga aja artikel ini bisa menjadi semacam science, knowledge or information to you guys yang  merasakan nikmat tanpa rasa syukur yang sebelumnya tdk kalian mengerti. Semoga setiap pengetahuan dan kisah ini bisa jadi semacam serum untuk membengkel hati menjadi lebih baik lagi! So, dengan penuh percaya diri, silahkan nikmati hari-hari kalian yang penuh rasa syukur dan jauh dari rasa kufur!. Oh iya hampr lupa aku punya sedikit ole-ole buat kalian dari pasha dan CS:

Syukur Alhamdulillah....
By: UNGU d'song
Slalu kusakiti engkau dengan dosaku
Ku balas sgala kebaikanMu dengan kekurangan
Tiada pernah ku menyadari semuanya
Bahwa nafas yang ku hirup adalah kuasa Mu

Alhamdulilah.. ku syukuri semua
Terima kasihku ya Allah
Atas indahnya hidup
Alhamdulilah.. ku syukuri semua
Terima kasihku ya Robbie
Atas rahmat dalam hidupku

Slalu ku tinggalkan engkau dengan khilafku
Ku balas sgala kemurahanMu dengan keburukan
Tiada pernah ku menyadari semuanya
Bahwa nafas yang ku hirup adalah kuasa Mu

Wassalam

Penulis: Yeti Maslianda 2011/06/08
Untuk semua teman-temanku yang akunnya aku tag tulisanku, bersyukurlah kalian atas semua nikmat yang Allah beri! Dan aku sangat bersyukur serta ngucpin maksih udh sudi menjadi pembaca yang budiman di setiap series tulisan ku..thank. you for all of thumb, criticism and suggestions AKU BENAR2 BERSYUKUR!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan galau mahasiswa kedokteran-Syndrome Galau Akut (SGA) part 1

BUNDA...

Muhasabah Dodol Mas Itey ^__^